Sekali brengsek, tetap brengsek!

Bukan! Ini bukan tulisan mengolok semata, tapi ya memang itulah pelajaran yang saya petik setelah menonton film The Girl On The Train.

The Girl On The Train berkisah tentang seorang wanita bernama Rachel (Emily Blunt) yang depresi lantaran bercerai dengan suaminya, Tom (Justin Theroux). Gagal move on itu membuat Rachel menjadi pecandu alkohol. Kondisi hidup yang nggak sehat itulah yang membuat Rachel seringkali mengalami semacam halusinasi. Ingatan-ingatan masa lalunya bersama Tom jadi kabur.

Karena masih terikat dengan cinta lama, Rachel sering melakukan perjalanan dengan kereta api melewati rumahnya yang dulu. Sekedar nostalgia yang malah membuatnya terperosok dalam masalah besar. Dalam perjalanannya tersebut, Rachel kerap kali menyaksikan Megan (Haley Bennet) bermesraan dengan suaminya, Scott (Luke Evans).

Film Title: The Girl on the Train
Megan [source]

Kemesraan Megan dan Scott adalah kehidupan percintaan yang diidamkan Rachel. Namun suatu ketika, Rachel melihat Megan berciuman dengan lelaki lain di balkon rumahnya. Melihat adegan tersebut, hati Rachel hancur. Pupuslah bayangan Megan dan Scott sebagai pasangan ideal di benaknya. Dari situ pulalah masalah besar mulai menunjukkan taringnya.

Ya, Rachel yang juga kepo tiba-tiba mengunjungi kampung halamannya dulu dengan kondisi mabuk berat. Ia meneriaki seseorang yang mirip-mirip antara istri Tom, Anna (Rebecca Ferguson) dan Megan. “You’re whore!”, begitu lah kiranya teriak Rachel. Setelah itu ia mendapat bogem mentah dari seseorang dan tak sadarkan diri. Di hari itu juga, Megan menghilang.

gallery4-5717c33a14c70-1
Anna [source]

The Girl On The Train adalah sebuah film misteri detektif-detektifan yang menarik sekaligus njelimet seperti kehidupan tokoh utamanya. Di akhir film, kita akan diberi sebuah kejutan yang sangat tidak menyenangkan tentang siapa dalang dibalik hilangnya Megan. Pokok e WOW wes!

Ujung pangkal dari rangkaian gerbong cerita The Girl On The Train sebenarnya adalah perselingkuhan. Begini, setiap orang memang berhak mendapatkan kesempatan kedua, tapi kita juga harus pinter-pinter memberikan kesempatan tersebut. Jika kesempatan jatuh pada orang yang salah, waduh kelar hidup loe! Kalau kata anak Jakarte.

Amannya sih, kalau seorang pria atau perempuan sudah berselingkuh mendingan cap aja dengan stempel BRENGSEK di jidatnya. Nggak usah diberi kesempatan kedua. Enough. Done. Apalagi kalau kamu selingkuhannya dan lalu kamu nikah sama dia. Oh my god! Mikir opo kowe?

Balik lagi, The Girl On The Train ini lumayanlah ditonton. Emily Blunt memang pas jadi cewek depresi. Halley Bennet juga cakep, tapi The Girl On The Train juga lumayan mbulet karena timeline yang meloncat-loncat seperti nafsu Babang Tom. Sekian.

QUIZ: Menurut kamu siapakah dalang di balik hilangnya Megan?

SUDAH BACA YANG INI BELUM?

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *