7 Penulis hebat yang membuat saya terinspirasi

Menulis adalah kegiatan yang gampang-gampang susah, ya to? Siapapun bisa menulis, wong sekarang nulis itu gampang. Tinggal mencet keyboard aja. Tambahan yang dibutuhkan adalah motivasi dan konsistensi. Kalau nggak konsisten, yawes deh. Nggak maju-maju. Metuwek kan? *hehe*.

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, menulis butuh motivasi. Nah, motivasi ini bisa didapat dari luar atau dalam, tapi motivasi yang paling baik adalah dari dalam diri sendiri. Menurut saya itu akan lebih melekat lama dalam sanubari *tsah*. Namun, nggak ada salahnya juga sih kalau kita mencari motivasi dari luar. Dari penulis-penulis favorit kita misalnya. Kali ini saya ingin berbagi mengenai penulis favorit saya memacu semangat menulis, kali-kali aja sampeyan juga ikut terinspirasi.

1. Haruki Murakami

Haruki Murakami
Haruki Murakami

Karya pertama yang saya baca adalah Norwegian Wood. Sejak membaca Norwegian Wood, saya langsung jatuh cinta sama gaya menulis dan bertutur Haruki Murakami. Perjalanan cerita yang disusun runtut dan detail. Ia mahir membuat pembaca penasaran. Namun, ritme bercerita Murakami kadang perlahan, jadi harus sabar. Murakami banyak mengambil kisah kehidupan sehari-hari dan dibumbui tragedi yang pedih. Baru di novel triloginya yang berjudul 1Q84 ia melakukan eksperimen dengan membuat cerita fantasi.

2. Paulo Coelho

Paulo Coelho
Paulo Coelho

Paulo Coelho terkenal suka mengisi kisahnya dengan filosofi. Membosankan? Pasti lah ya, tapi bersabarlah karena banyak pelajaran hidup yang akan sampeyan dapat dari cerita-cerita karangan Paulo Coelho. Bagi saya, bukunya yang paling berkesan adalah apa ya? Wkwk. Semua yang saya baca berkesan sih, Sang Alkemis, Zahir, By the River Piedra I Sat and Wept, Eleven Minutes, dan Witch of Portobello. Itu sih yang sudah saya baca.

3. Neil Gaiman

Neil Gaiman
Neil Gaiman

Bagi sampeyan yang suka cerita fantasi, Neil Gaiman bisa jadi alternatif yang uhuy. Dimulai dari Stardust (tapi entah ini karya pertamanya atau bukan). Stardust bercerita mengenai kemukus yang jatuh cinta dengan manusia. Hmmmm kayak apa cobak itu? Segeralah berburu ke toko buku. Hehe. Yang lebih seru lagi adalah Neverwhere dan American Gods. Trust me! Hihihi.

4. Dee (Dewi Lestari)

Dewi Lestari
Dewi Lestari

Boleh dibilang karya Dee-lah yang memantik semangat membaca dalam diri saya. Lewat seorang teman, saya berkenalan dengan Supernova seri pertama: Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Saya yang kala itu SMP langsung terkesima dengan ceritanya dan tokoh-tokohnya, yah meskipun pusing dengan beragam footnote-nya yang rame. Dee pandai membuat saya penasaran akan laku tokoh-tokohnya. Ia suka memberi clue-clue yang kemudian digantung begitu saja dan baru diungkap di akhir cerita.

5. Ayu Utami

Ayu Utami
Ayu Utami

Saman dan Larung adalah karyanya yang saya lahap dengan semangat 45. Tulisan Ayu Utami kebanyakan bercerita mengenai emansipasi wanita. Sebuah topik yang selalu menarik minat saya. Gaya menulisnya lugas dan nggak sungkan-sungkan untuk memunculkan kata-kata vulgar.

6. Djenar Maesa Ayu

Djenar Maesa Ayu
Djenar Maesa Ayu

Kalau ditanya buku Djenar pertama yang saya baca apa, sudah lupa. Saya kenal nama Djenar justru dari film Mereka Bilang Saya Monyet yang diambil dari buku kumcernya berjudul sama. Saya terkesima dengan tragedi-tragedi di tulisannya. Ia nggak segan-segan menunjukkan tragedi yang acap kali didera para wanita. Djenar juga suka menceritakan kisah yang absurd dan tak terkira. Satu hal yang unik dari Djenar adalah tulisannya yang berima.

7. Eka Kurniawan

Eka Kurniawan
Eka Kurniawan

Lelaki yang satu ini barusan banget saya kenal (karyanya). Itupun lewat buku pinjaman. Duh isin! Lelaki Harimau adalah novel pertamanya yang saya baca. Karyanya yang ini sarat akan hal-hal yang berbau mistis, tapi pas pada halaman terakhir sampeyan bakalan terhenyak karena kisahnya bisa saja terjadi di sekitar sampeyan. Yup, itulah kepiawaian Eka Kurniawan. ia mampu meramu kisah sehari-hari menjadi sebuah cerita yang enak dinikmati dan bikin penasaran.

Dari merekalah saya mempunyai semangat untuk menulis dan membaca tentunya. Setiap orang pasti punya tokoh inspiratif. Kalau sampeyan, apakah punya tokoh yang dijadikan panutan di bidang menulis?

SUDAH BACA YANG INI BELUM?

15 Comments

  1. Semua yang disebutkan di atas belum ada yang pernah saya baca bukunya hehe. Nambah referensi bacaan saya yang terlalu sedikit dan mainstream.

    Nyasar ke blog ini gara2 lihat instagram bentang yang ngepost fotonya mas Yoyok. Langsung suka gara2 tampilannya yang asyik dan bikin nyaman apalagi banyak bahas buku dan film. Bakal jadi salah satu blog favorit hehe.

    Salam kenal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *