Voice: Mengungkap pembunuh psikopat sekaligus sindikat mafia kelas kakap

Saya sempat bosen nonton drama Korea yang kebanyakan cecintaan mulu. Habisnya, setelah nonton nggak makin bahagia, tapi muak. Yes! Muak dengan percintaan yang ngono-ngono wae. Hehe, tapi kemarin sempet ngikutin Goblin sih *ditoyor*. Selain itu, saya juga kurang cocok dengan pace drama Korea. Episode awal-awal semuanya berjalan cepat, tapi begitu sampai episode pertengahan jalannya cerita […]

Continue Reading

Kupu-Kupu Bersayap Gelap, kumpulan cerita pendek bernuansa kelam

“… Puthut adalah pencerita yang piawai. Kata-katanya sederhana. Kalimat-kalimatnya ringkas. Tidak neko-neko. Tidak ingin dianggap pintar meliuk-liukkan kata, tapi ceritanya tetap memukau…” Sebuah testimoni yang terasa berlebihan, tapi ketika membaca kumpulan cerpen dalam Kupu-Kupu Bersayap Gelap, mau nggak mau saya harus setuju. Buku kumpulan cerpen karya Puthut EA kali ini hampir sama dengan yang saya […]

Continue Reading

Malang Night Paradise, wisata malam megah dan tak terlupakan

Lampion Malang Night Paradise

Main-main ke sebuah theme park itu seru banget ya! Di sana kita bisa main-main sepuasnya. Seru-seruan naik roller coaster, masuk ke rumah hantu, foto-fotoan, dan masih banyak lagi. Pokoknya happy-happy deh kalau main di sebuah wahana wisata. Sayangnya kebanyakan wahana wisata itu cuma buka siang hari aja, jadi buat saya yang suka main malam-malam ini […]

Continue Reading

Belajar Mencintai Kambing, mengolah kejadian sehari-hari jadi lebih menarik

Pertama kali baca judulnya saya menerka-nerka, apakah ini kumpulan cerpen fabel? Ataukah cerita mesum bestiality? Ah ketimbang saya suudzon lebih jauh lagi, langsung aja tak sobek-sobek bungkusnya. Begitu baca cerita pertama yang berjudul ‘Moh. Anas Abdullah dan Mesin Ketiknya’, saya langsung tertohok. Begitu Belajar Mencintai Kambing ini membahas hal-hal yang prinsipil di sana. Cerita pertama […]

Continue Reading

Originals: Mengajarkan jadi pemenang dengan “Tabrak aturan”

Ngomong-ngomong sekarang ini susah banget nyari yang orisinal atau menjadi sosok ‘asli’. Ya nggak? Di jaman yang serba mudah, apa-apa tinggal copy atau copas ini, kita lebih milih jalan tersebut. Buat apa pilih yang susah? Wong yang gampang ada. Melihat fenomena tersebut, bukan berarti hal yang orisinal tinggal mitos belaka. Semua bisa terjadi dan bisa […]

Continue Reading

Malang Night Paradise, wisata “remang-remang” ramah anak di Kota Malang

Keluar malam dulu identik dengan hal-hal yang negatif. Kalau ada yang keluar malam, dikira mangkal, nek gak gitu dikira pergi ke diskotik. Padahal ya belum tentu. Alhamdulilaaaaah, sekarang kalau keluar malam nggak dianggap gitu lagi. Selain ya nggak selalu gitu, saat ini kok sepertinya geliat diskotik-diskotik udah mulai lemes. Orang lebih tertarik ke kafe atau […]

Continue Reading

TAN, sebuah novel yang menginspirasi

Tan Malaka? Nama tersebut terasa asing sekaligus akrab di telinga saya. Saya tahu, Tan Malaka adalah nama seorang pahlawan, tapi kayaknya bukan pahlawan nasional deh. Eh apa iya ya? Kemudian sewaktu saya pergi main-main ke toko buku, mata ini bersirobok dengan sebuah alfabet besar di salah satu buku, ‘TAN’ begitu bunyinya. Setelah menimbang-nimbang, mampirlah saya ke […]

Continue Reading

Candi Sumberawan, wisata legendaris dan penuh mistis di Singosari

Candi Sumberawan

Ramadan sebentar lagi. Nggak kerasa to? Jadi puas-puasin sekarang main-main maksiatnya. Kayak saya kemarin gitu lho. Nggak ada angin nggak ada hujan tiba-tiba mbolang ke Sumberawan. Di manakah itu? Sumberawan ini letaknya ada di Singosari, Malang. Lokasi pastinya agak susah dijabarkan sih, soalnya masuk-masuk gitu ke perkampungan penduduk. Namun, keep calm nggak perlu panik, ada […]

Continue Reading

Yala, resto dan cafe a la Timur Tengah murah dan penuh kenangan

Kota Malang memiliki penduduk yang jumlahnya nggak sedikit. Kalau mau googling-googling sih pasti ketemu berapa kira-kira jumlah penduduk Malang. Monggo digoogling. Hehe. Dari ribuan jumlah penduduk tersebut, tentunya nggak cuma orang Jawa aja to yang menghuni kota Malang. Ada etnis-etnis lain yang juga mendiami wilayah Kota Malang yang terkenal akan kesejukannya ini. Kalau kamu sempat […]

Continue Reading

Ada pisang pakai semir, yuk melipir!

Musim hujan nggak kunjung reda ya. Padahal ini sudah bulan April, biasanya sih musim kemarau udah waktunya datang. Ngomong-ngomong soal hujan, dulu saya sering banget kehujanan pas pulang sekolah. Sebagai cowok tulen, saya malu lah kalau bawa-bawa payung waktu itu. Hehe. Jadinya, saya dan kawan-kawan rela berbasah-basahan atau kalau lagi males hujan-hujanan kami mencari daun […]

Continue Reading